Perkenalan Mahasiswa KKN-PPL Terintegrasi FKIP Unsyiah kepada Masyarakat Gampong Jruek Balee oleh Perangkat Desa Gampong Jruek Balee

Rate this post

Rabu malam bertepatan dengan hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2016 mahasiswa KKN-PPL Terintegrasi FKIP Unsyiah Kelompok 1 resmi diperkenalkan kepada seluruh masyarakat Gampong Jruek Balee oleh Perangkat Desa Setempat. Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh perangkat Gampong, dimulai dari Geuchik Gampong, Sekretaris Gampong, Bendahara Gampong, Tuha Peut, Teungku Imum, dan seluruh kepala dusun yang ada di Gampong Jruek Balee. Selain itu, dalam pertemuan ini juga ikut hadir perwakilan pemuda dan pemudi gampong Jruek Balee, ibu-ibu PKK, dan beberapa warga Gampong.

1

2

Melalui pertemuan ini, kami berharap adanya kerja sama antara mahasiswa KKN dengan perangkat desa, pemuda gampong dan seluruh warga Gampong jruek Balee, demi mewujudkan program-program pengabdian yang telah kami rencanakan. Dimana tujuan akhir dari program ini adalah untuk pengembangan berkelanjutan terhadap Gampong Jruek Balee.

3

Besar harapannya melalui pertemuan ini, mahasiswa KKN-PPL Terintegrasi FKIP Unsyiah dapat menjalin komunikasi dan tali persaudaraan lebih lanjut dengan warga gampong Jruek Balee. Dengan demikian, akan terbentuknya jalur kekompakan antara Perangkat Desa, mahasiswa KKN, pemuda Gampong, dan seluruh warga Gampong Jruek Balee. Dalam sambutannya Geuchik Gampong Jruek Balee, bapak Ramli memberikan amanat bahwa, ”Adik-adik mahasiswa berasal dari berbagai daerah dengan adat dan budaya yang berbeda pula, oleh karena itu adik-adik harus mampu beradaptasi dengan budaya kehidupan warga Gampong Jruek Balee yang kental dengan adat Aceh Besar nya”. Pesan ini jelas memberikan arahan kepada kami mahasiswa KKN-PPL Terintegrasi agar mampu meyesuaikan pemahaman sikap, tutur bicara, tingkah laku serta mengikuti adat sesuai tempat kami mengabdikan diri. Sejatinya suatu kelompok itu akan dipandang baik apabila kelompok tersebut mampu menghargai budaya lokal kelompok lainnya. Sedikit banyaknya ini yang dapat kami simpulkan dari amanat bapak Geuchik Gampong Jruek Balee.

Selain itu, ketua Tuha Peut Gampong Jruek Balee juga berpesan agar kami mampu memberikan kontribusi sebesar-besarnya terhadap kemajuan dan pembangunan gampong Jruek Balee. Sesuai dengan ketentuan Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Syiah Kuala, terlebih kami merupakan calon guru yang akan mendidik generasi bangsa, ketua Tuha Peut Gampong Jruek Balee berpesan agar kami membuat sebuah kegiatan pendidikan nonformal yang bisa diikuti oleh seluruh anak-anak gampong Jruek Balee di luar jam sekolah. Karena pada dasarnya ilmu yang telah kami peroleh selama masa perkuliahan harus mampu kami aplikasikan dengan baik kepada masyarakat sebagai bukti pengabdian kami. Harapannya kegiatan ini mampu menjadi sarana pembelajaran untuk anak-anak usia sekolah.

Acara malam itu, ditutup dengan sesi perkenalan masing-masing mahasiswa KKN-PPL Terintegrasi dan sesi foto bersama dengan seluruh perangkat desa, dan beberapa warga desa yang hadir. Selain kami mahasiswa KKN-PPL yang memperkenalkan diri kepada warga gampong, Geuchik Gampong Jruek Balee juga memperkenalkan seluruh perangkat desa kepada kami. Seperti kata pepatah “Tak kenal maka tak sayang”, oleh karena itu dengan saling kenal maka kita akan saling menyayangi.

4567

208 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

The following two tabs change content below.

erwan tona

Posted Under

Tinggalkan Balasan