SUMUR BOR MERUPAKAN SUMBER KEHIDUPAN BAGI MASYARAKAT GAMPONG JRUEK BALEE

Februari tahun 2014 silam, gampong Jruek Balee resmi memiliki sumber air untuk memenuhi kehidupan masyarakat sehari-hari. Karena melihat dari letak geografis desa ini yang sebagian wilayahnya merupakan lahan perkebunan tanpa aliran sungai. Sebelumnya, warga hanya memanfaatkan sumur yang digali seadanya. Tetapi yang sangat memprihatinkan adalah kedalaman sumur mencapai 25 meter ke bawah, sehingga untuk mengangkat air penduduk harus memasang katrol disumur.

20160925_175636

Adanya sumur bor ini sangat membantu kebutuhan air masyarakat gampong Jruek Balee. Kini masyarakat tidak harus menimba air di sumur yang kedalamannya mencapai 25 meter ke bawah. Tetapi 6 bulan terakhir, mesin pompa di sumur bor bermasalah. Menurut informasi dari masyarakat sekitar, mesin pompa yang ditanam dibawah tanah untuk memompa air sudah rusak, sehingga sekarang diganti dengan mesin sanyo biasa. Tetapi yang lebih memprihatinkan, mesin sanyo yang berjumlah 2 unit salah satunya rusak, jadi sekarang hanya 1 mesin yang berfungsi.

Keaadaan ini tidak sesuai dengan penyebaran tempat tinggal penduduk. Dengan 1 pompa sedang ketersediaan air harus tersalur ke lebih dari 200 Kepala Keluarga, ditambah lagi dengan kondisi pipa aliran yang begitu kecil. Akibatnya, jika beberapa rumah sudah mengalir air dengan deras, maka rumah yang lainnya tidak dapat kebagian air. Solusinya penduduk hanya bersabar menunggu tempat penampungan penuh, agar air bisa mengalir kerumah-rumah mereka.

dsc04123dsc04124

Berdasarkan informasi masyarakat, setiap bulannya mereka membayar Rp. 15.000,-/KK sebagai iuran perawatan sumur bor. Tetapi pengelolaannya sangat terbatas karena kurangnya sumber daya manusia yang memiliki skill untuk memperbaiki sanitasi air di Gampong ini. Kondisi air yang kadang-kadang berlumpur juga menjadi keluhan masyarakat. Hal ini mungkin diakibatkan oleh terbatasnya kerja mesin pompa yang berada di lokasi sumur bor.

189 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

The following two tabs change content below.

erwan tona

Posted Under

Tinggalkan Balasan