Kampungku Atong atau Ateung???

4.5 (90%) 2 votes

Sekilas kisah sejarah menurut masyarakat Gampong Atong. Perkampungan masyarakat tidak terjadi dengan sendirinya tetapi, asal mula permulaan kehidupan masyarakat gampong. Penyebutan nama daerah dinamai sesuai dengan kejadian atau peristiwa-peristiwa besar. Nama-nama daerah atau gampong di Aceh terkadang terdengar unik, baik bagi pendatang maupun warga setempat dengan penyebutan nama tempat kediaman masyarakat, begitu juga dengan gampong Atong. Yang menjadi keingintahuan saya dan mungkin pembaca sekalian mengapa daerah tersebut dinamakan Atong?

Kami dari kelompok PPL-KKN Terintegrasi di Gampong Atong yang diketuai oleh Rahmad Redha (Pendidikan Ekonomi) dengan anggota terdiri dari delapan orang, diantaranya Fitri addyanti (Penjaskesrek), Winda Saputri (Pendidikan Kimia), Mona Wirda (Pendidikan Fisika), Nurmalahayati (Pendidikan Kimia), Intan Oph Darwin (Pendidikan B. Indonesia), Intan Mastura (Pendidikan Fisika), Rahmitha Zulha (Pendidikan Fisika), dan Elya Zuhra (pendidikan kesenian).

Nama gampong Atong diketahui dengan letak lokasi gampong Atong yang termasuk dalam Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Asal mula kata Atong berdasarkan cerita dari orang tua gampong, bahwa kata Atong berasal dari bahasa Aceh “Ateung” yang berarti pematang sawah, Gampong ini terletak jauh dari kecamatan Montasik, terpisah dari gampong-gampong lain. Maka digunakan ateung-ateung (pematang sawah) sebagai sarana penghubung ke Gampong tetangga pada masa lalu, untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari. Seiring perkembangan zaman kata-kata Ateung berubah menjadi Atong yang sampai sekarang masih digunakan untuk nama gampong tersebut.

 

Naskah oleh Rahmad Redha

Editor oleh Nurmalahayati

426 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

The following two tabs change content below.

RAHMAD REDHA

Latest posts by RAHMAD REDHA (see all)

Tinggalkan Balasan